[Random Part 02] Happy Birthday Cho Kyuhyun

Happy Birthday Cho Kyuhyun

Kyuhyun – Sungmin

vintage_winter_landscape-wallpaper-1400x1050.

Drrrrrrrttttt……….

“Happy Birthday Kyu~”

 

Sebuah pesan singkat tertera dengan jelas di layar ponsel hitam milik Kyuhyun. Lelaki brunette itu tersenyum miring seakan mengatakan ‘Masih ingatkah kau?’ dihadapan ponsel miliknya. Ia sedikit menggosok dagunya lalu membalas pesan tersebut.

“Aku mengira kau melupakannya. Hahaha terimakasih.”

Ia berbaring, memutar ponsel hitam canggih keluaran terbaru itu di tangannya. Ia menunggu balasan? Tentu saja. Hahaha….

Drrrrrrrttttt……….

 

“Tidak mungkin aku sampai melupakan hari ulang tahunmu, bodoh. Jika kau luang, datanglah ke caffee aku punya beberapa cemilan untukmu sebagai hadiah kecil karena sudah memberiku foto-foto ketika kau di Green Lake.”

 

Lelaki itu kini tersenyum, ‘undangan, huh?’ gumamnya sedikit.

“Begini tuan Lee, sebenarnya aku ingin sekali berkunjung ke caffee mu sebagai pelanggan ‘setia’ mu, tapi aku tidak ingin merusak hari indahku ini saat melihat wajah cantik milik Nyonya Lee.”

Kyuhyun agak takut saat ia menuliskan kata-kata penuh singgungan di pesan yang ia tunjukan untuk Sungmin. Tapi mau bagaimana lagi, ia menulis sesuai dengan apa yang ia rasakan. Kali ini balasan yang ia tunggu tak kunjung dating ia takut Sungmin tersinggung.

“Kau marah Tuan Lee?”

.

.

.

.

Tring~

 

“Selamat dat—“

“Brengsek Lee Sungmin kenapa kau tidak membalas pesan ku?! Kau tau aku hampir gila menunggunya dan berfikir kau marah karena ucapanku disana.”

Sungmin terlihat kikuk dan akhirnya tak bisa menahan tawanya. “Hahahaha…. Bodohnya Cho Kyuhyun hahahaha…. Sorry Sorry… hahaha”

“Jangan tertawa brengsek!”

“Maaf… maafkan aku Kyuhyun.. kemarilah dan duduk. Ku pastikan dia tidak disini hari ini.”

“Kau berusaha meyakinkan ku?”

Sungmin tersenyum. “Jangan khawatir.”

Berjalan menghampiri Sungmin yang sedang berdiri di dekat counter kasir secara perlahan lalu menyentuh helaian lembut rambut milik lelaki manis itu. Kyuhyun tersenyum. Ia sangat menyukai harum shampoo milik Sungmin.

“Kau masih menggunakan shampoo yang sama.”

“Kau masih mengingatnya, Kyu?”

“Tentu saja dan—“ Kyuhyun menghirup leher putih milik Sungmin. “Parfum mu….”

“Ya ya ya~ ini adalah yang paling kau sukai kan, Kyuhyun?” Sungmin tertawa.

“Tapi kau yang sekarang yang paling tidak ku sukai.”

“Aku tau. Ngomong-ngomong hari ini aku berencana untuk menutup caffee ku. Ada tempat yang ingin aku datangi bersama mu.”

“Eh? Hari ini?”

“huum”

.

.

.

.

.

“Tutup matamu. Kita sudah sampai di tempat tujuan kita. Ku harap kau tidak mengintip Kyu.”

“Terserah. Aku hanya mengikuti apa yang kau katakan.”

Sungmin mulai mengeluarkan selembar kain hitam dari sakunya dan mulai menutup mata Kyuhyun dengan kain tersebut. Memastikan bahwa lelaki itu tidak bisa mengintip walau dari lubang kecil sedikitpun.

“Semua selesai. Baiklah aku akan keluar dan aku akan menuntunmu. Jadi ikuti saja perintahku.”

“Cerewet Lee Sungmin.”

Mengikuti arah Sungmin yang menuntunnya dengan hati-hati. Kyuhyun tidak tau ia ada dimana. Ia hanya merasa bahwa kini Sungmin menuntunnya menaiki elevator. Benda ini terus naik sampai berbunyi ‘Ting’ baru berhenti.

“Oke… sampai. Tunggu dan tetap ikuti aku.”

Mereka terus melangkah lurus lalu tiba-tiba berhenti.

“Tetap berdiri dan aku akan menghitung sampai hitungan ketiga lalu kau boleh membukanya.”

Sungmin berhitung perlahan dan pada saat hitungan ketiga Kyuhyun pun membuka kain penutup matanya.

Ia diam… ia ingin menangis… ia ingin memeluk Sungmin….

“Sudah berapa lama kau merencanakan ini, Lee Sungmin?”

“Entahlah. Kurasa kau tidak perlu tau.”

“Kau—apakah kau tau kalau kau itu menyia-yiakan waktumu bodoh!”

“Selama aku belum membalas kebaikanmu padaku. Selama itulah aku bisa membuatmu bahagia.”

Kyuhyun menangis melihat pemandangan yang ia lihat di hadapannya. Sebuah kolam renang dengan air terisi penuh dan terdapat kursi layaknya Green Lake. Pohon buatan dari plastic sintetis berdiri indah di antara kursi dan meja di tempat tersebut.

Benar-benar indah.

“Aku ingin pergi ke Green Lake bersama mu. Tapi kurasa aku tidak bisa mewujudkannya. Makadari itu aku membuat ini khusus untukmu. Kau bisa dating sesuka hatimu. Tempat ini milikmu.”

“Tapi…..”

“Maaf… karena aku tidak bisa menepati janjiku untuk membahagiakanmu Kyuhyun. Aku mencintaimu.”

Sebuah pelukan hangat penuh ketulusan pun akhirnya menjadi hadiah terindah yang ia dapatkan di ulang tahunnya.

.

.

‘Happy Birthday Cho Kyuhyun Ku’—LSM

‘Happy Birthday Cho Kyuhyun Ku’—LSM

Iklan

5 responses

  1. yeeeeeyyyy saengil chukkae kyuhyunie … 🙂

    ceritanya sweet apalagi hadiah sungmin buat kyu …
    sayangnya kyu sudah ga bs memiliki sungmin …
    setidaknya sungmin ngga ngelupain ulang tahun nya kyu
    hahaha mr cho ini kepo sendiri dia yang pancing2 pura2 marah, eh pas ga dibales gila sendiri …

    berharap sebelum sungmin wamil … pas sushow or fan meeting ato acara apalah yang melibatkan semua member … bisa ada kyumin moment lagi walaupun mungkin ngga banyak tp seenggaknya … ada kenangan masih buat para joyer

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s