2. [REPOST] Be My Sweet Darling

Be My Sweet Darling

KyuMin

^^ Happy Reading ^^

Desclaimer : Kyuhyun milik Sungmin, Sungmin milik Kyuhyun, Kyuhyun dan Sungmin milik TUHAN juga kedua orang tuanya. kalau Cerita ini adalah asli hasil pemikiran dari otak yadong saya.

WARNING : TYPO(S) / YAOI / BL/ NC

DONT LIKE DONT READ, OKEI ^^

Jika berantakan mohon maaf, karena tanpa editan -_-

.

Chapter 2

Suasana pagi ini di sebuah caffe dekat taman kota lumayan membuat hati si namja berambut brunette merasa nyaman. Duduk di kursi dekat jendela dengan secangkir cappuccino beserta roti bakar sebagai pelengkap. Tak lupa pula alunan music classic yang dapat menenangkan siapa saja yang mendengarnya. Caffe itu adalah caffe favoritnya, karena di caffe itulah ia bertemu sang pujaan hatinya.

“Kau sudah datang Kyuhyun-ah,?” Sapa seorang wanita paruh baya yang tiba-tiba datang dari arah belakang. “Maaf membuatmu menunggu lama..” Wanita itu langsung menyamankan diri untuk duduk tepat di hadapan Kyuhyun -namja itu-.

“Aniyo Eommanim.. aku baru saja sampai..” Ucap Kyuhyun ramah.

“Oh.. syukurlah kalau begitu..”

“Eumm.. ada apa Eommanim memanggilku datang kesini,?” Tanya Kyuhyun penasaran.

Wanita itu menatap Kyuhyun sebentar dan menarik nafas panjang. Memperhatikan setiap lekuk wajah Kyuhyun dengan tatapan matanya mirip seseorang.

“Kau tidak perlu tegang seperti itu Kyuhyun-ah. Aku hanya ingin menanyakan sesuatu!”

“Mengenai apa Eommanim,?”

“Sepertinya kau sangat dekat dengan anakku, apa itu tidak masalah untukmu,?”

Kyuhyun menaikkan alisnya dan menatap wanita itu. “Maksud Eommanim Sungmin,?”

Wanita itu mengangguk. Sebenarnya kedatangan Kyuhyun ke caffe itu karena atas undangan Eomma Sungmin. Eomma Sungmin sangat mengkhawatirkan anaknya. Dia tak ingin anak pertamanya jadi bahan bulan-bulanan setiap orang karena keadaannya yang tidak sama dengan orang normal. Walaupun Sungmin tumbuh, tapi otak dan fikirannya masih sangat bocah. Berbeda dengan sang adik yang tumbuh normal seperti kebanyakan orang.

Eomma Sungmin dan Kyuhyun sudah saling kenal. Mereka bertemu ketika Kyuhyun sering datang ke caffenya hanya untuk meminum segelas capuchinno hangat.

Eomma Sungmin tau bahwa Kyuhyun sering menemani Sungmin di taman ketika sedang bermain. Karena kebetulan Eomma Sungmin memiliki caffe dekat dengan taman kota. Kyuhyun pun selalu meluangkan waktunya hanya untuk menjaga dan melindungi Sungmin. Maka dari itu Eomma Sungmin mengajak Kyuhyun untuk berbicara dan menceritakan keadaan anak pertamanya itu.

“Kau tau akan keadaan anakku, bukan?” Tanya Eomma Sungmin.

Kyuhyun mengangguk.

“Apa kau juga tau jika Sungmin lebih tua darimu,?”

Kyuhyun menggeleng cepat. Ia menatap Eomma Sungmin lekat seakan meminta penjelasan atas ucapannya tadi.

“Kau tidak perlu memasang tampang seperti itu. Tanpa kau pinta pun aku akan menceritakannya..” Ucap Eomma Sungmin membuat Kyuhyun malu sendiri karena tingkahnya yang kentara sekali.

“Mianhamnida Eommanim..”

“Gwenchanayo.. apa aku harus menceritakan dari awal,?”

Kyuhyun mengangguk antusias.

“Baiklah.. Sungmin lahir di tahun 86..”

“Benarkah itu,? Aku saja yang lahir di tahun 88 terlihat lebih tua. bagaimana bisa? Ia terlihat lebih muda dariku.” Ucap Kyuhyun kaget tak percaya.

“Tapi itulah kenyataannya. Ia lahir di tahun 86 dan memiliki seorang adik normal yang 3 tahun lebih muda dan lebih dewasa darinya. Kau tak percaya bukan? Aku pun sebagai ibunya sempat meragukan keadaan anakku. Ia terlihat sempurna, tapi itu akan terlihat aneh jika sudah melihat tingkah dan kelakuannya.”

“Apa kau memakan sesuatu yang aneh ketika mengandung Sungmin,?”

“Dulu ketika aku mengandung untuk pertama kali, aku sangat memimpikan seorang anak perempuan. Bahkan aku dan suamiku sudah membeli beberapa pakaian untuk seorang bayi perempuan. Hhehehe~” Eomma Sungmin tersenyum.

“Apa karena itu anakmu secantik ini Eommanim,?” Potong Kyuhyun seraya tersenyum seakan membayangkan betapa cantik dan indahnya Sungmin.

Eomma Sungmin hanya bisa tersenyum seakan meng-iyakan pernyataan Kyuhyun.

“Tapi ketika aku melahirkannya, aku kaget setengah mati karena melihat anakku yang benar-benar berbeda. Ia seorang lelaki, tapi tubuhnya sangat halus dan benar-benar cantik layaknya seorang perempuan.” Jelas Eomma Sungmin.

“Benarkah itu Eommanim,?” Tanya Kyuhyun penasaran.

“Ne..kau bisa lihat sendiri dari foto ini.” Eomma Sungmin mengambil satu lembar foto dari dalam tasnya dan Menyerahkannya pada Kyuhyun. 1 detik, 2 detik, sampai lima detik foto itu berhasil membuat namja itu sulit berkedip. ‘Benarkah ini Sungmin ketika masih bayi? Kenapa seindah dan secantik ini? Oh tuhan! Ini anugrah!’ Batin Kyuhyun tidak percaya.

“Kau masih disana Kyuhyun-ah?” Tegur eomma Sungmin ketika menyadari Kyuhyun hanya bisa bengong saja saat melihat foto itu.

“Ahh..ne, aku masih disini. Mianhae Eommanim.” Ucap Kyuhyun tersadar dari fantasi indahnya.

“Ne, Gwenchana.. semua orang yang melihat foto itu akan berlaku sama seperti mu.”

“MWO? Semua orang?” Teriak Kyuhyun kaget dan membulatkan matanya

Eomma Sungmin mengangguk cepat, membuat Kyuhyun semakin membulatkan mata dan mulutnya. Bagaimana tidak, foto itu adalah foto Sungmin ketika masih bayi, tapi bukan itu masalahnya. Didalam foto itu, Sungmin baby tidak mengenakan sehelai benang pun. Memperlihatkan kulit mulusnya yang menjadi favorit Kyuhyun. ‘Oh my god! Aku harap, aku adalah orang terakhir yang melihat ini’ batin Kyuhyun.

“Dia cantik bukan?” Ucap eomma Sungmin.

Kyuhyun mengangguk antusias seakan setuju akan perkataan eomma Sungmin.

“Tapi aku tak akan menyangka jika ia akan tumbuh seperti ini..” Ucap Eomma Sungmin sedih. “Padahal ketika aku mengandung, dokter menyatakan kandunganku sehat. Tidak ada masalah apapun sampai saat Sungmin lahir. Dokter pun tak memvonis apapun pada saat itu.”

“Apa eommanim sering memeriksakan keadaan Sungmin,?”

“Aku sering melakukannya, tapi tetap saja dokter selalu bilang tidak ada yang salah dengan saraf yang ada di tubuh Sungmin. Sungmin normal seperti kebanyakan orang. Tapi kenyataannya tidak. Ia masih merasa dirinya adalah anak berumur 5 tahun.”

“Apa adik Sungmin seperti itu,?”

“Maksudmu Sungjin?”

Kyuhyun mengangguk.

“Tidak.. Sungjin normal. Bahkan sekarang Sungjin lebih dewasa dari Sungmin.” Ucap Eomma Sungmin yakin. Eomma Sungmin secara tiba-tiba meraih tangan Kyuhyun dan menggenggamnya. “Maafkan aku Kyuhyun-ah sudah merepotkanmu untuk selalu menjaga Sungmin..” Kata Eomma Sungmin sendu.

“Gwenchanayo Eommanim..aku sama sekali tidak merasa kerepotan dengan keadaan Sungmin yang seperti itu. Malah, aku merasa berterimakasih padamu yang sudah melahirkan Sungmin ke dunia ini. Merawat Sungmin dengan baik dan menjadikan ia seindah ini.” Kyuhyun menggenggam erat tangan Eomma Sungmin yang ada di hadapannya. Seakan meyakinkan Eomma Sungmin.

Eomma Sungmin menatap Kyuhyun penuh haru. Betapa bahagianya Eomma Sungmin ketika mengetahui ada orang yang sangat menyayangi buah hatinya itu. Mau menjaganya dan melindunginya dengan segenap kekuatannya.

“Kumohon.. jaga Sungmin-ku, Kyuhyun-ah..” Mohon Eomma Sungmin menatap Kyuhyun lekat.

“Tanpa kau pinta pun, aku akan menjaga dan selalu melindunginya. Ia adalah bagian dari hidupku, eommanim.. aku tidak perduli dengan keadaan Sungmin, ia terlihat sangat sempurna dimataku. Ia begitu indah dan sangat cantik.. ku harap eommanim mempercayakan Sungmin-mu padaku. Kau bisa pegang ucapanku..”

Eomma Sungmin tersenyum penuh haru dan mengajak menarik Kyuhyun untuk mendekat padanya. Di peluknya Kyuhyun oleh eomma Sungmin. Betapa bahagianya Kyuhyun ketika eomma Sungmin mempercayakan anaknya pada Kyuhyun. Ia tak akan mengecewakan eomma Sungmin, itu pasti!

.

.

.

Gluk!

Kyuhyun menelan ludah saat Sungmin terus saja memajukan bibirnya minta di bersihkan. Tidak ada yang bisa Kyuhyun lakukan selain berusaha menutup matanya ‘Oh Tuhaaaan.. apa yang dilakukan kelinci manis ini?’ batin Kyuhyun.

“Kyunnie~ ayo bersihkan.. ini berantakan~” Sungmin terus merengek minta di bersihkan. Bibirnya penuh oleh cream strawberry kesukaannya. Sengaja ia tambahkan lebih banyak agar terasa enak dan manis, pikirnya.

Kyuhyun menarik nafas panjang. Berusaha menenangkan detak jantungnya. Jujur saja, perlakuan Sungmin padanya saat ini membuat jantungnya hampir copot. Ini adalah pertama kalinya Sungmin bertingkah seperti ini.

“Ayo Kyunniiieee~” Panggil Sungmin dengan nada yang mendayu-dayu seakan menggoda Kyuhyun. Padahal tak ada niatan seperti itu, dasarnya saja Sungmin memang manja.

“Ne~ baiklah Ming..” Ucap Kyuhyun menyerah. “Tutup matamu.” Perintah Kyuhyun lembut dengan tangan terulur mengusap pipi gembul milik Sungmin. Tapi Sungmin menggeleng, ia tak segera menuruti perkataan Kyuhyun. Ia ingin melihat wajah Kyuhyun saat membersihkan bibirnya.

Sungmin semakin mencondongkan tubuhnya mendekati Kyuhyun. Mempoutkan bibirnya semakin terlihat menggoda dan tentu sexy. Semakin terlihat saja bentuk M dari bibir pink itu.

“Aku tidak akan membersihkan itu jika kau tak menutup matamu..” Goda Kyuhyun seraya mengedipi Sungmin dengan sebelah matanya.

“Arraso Kyunnie~”

Sungmin mulai memejamkan matanya perlahan, menutup serapat mungkin mata miliknya. Ketika mata itu sudah tertutup rapat, Sungmin merasakan nafas hangat mengenai batang hidungnya. Secara perlahan dan sangat hati-hati, Kyuhyun mempertemukan bibir mereka kembali. Hanya sekedar menghisap dan menjilat sisa-sisa cream yang sengaja di buat berantakan oleh Sungmin.

Ketika bibir dan lidah itu mulai bergerak, Tanpa sepengetahuan Kyuhyun, Sungmin membuka matanya. Ia memperhatikan wajah Kyuhyun saat membersihkan bibirnya. Kyuhyun sangat tampan ketika matanya terpejam, batin Sungmin senang.

Kegiatan pun selesai, Kyuhyun menarik dan menjauhkan bibir juga lidahnya dari bibir Sungmin. Membuka matanya lalu menatap Sungmin lekat. Kyuhyun kaget saat melihat Sungmin tersenyum lebar. Memperlihatkan gigi putihnya seperti seorang kelinci yang baru saja mendapatkan wortel.

“Kau kenapa chagiya~?” Tanya Kyuhyun penasaran.

“heheee~.. Kyunnie tampan saat memejamkan mata, dan Mingie menyukainya..” Jawab Sungmin jujur dan tentu membuat Kyuhyun hampir mati menahan detak jantungnya. “Kyunnie juga harus sering-sering membersihkan bibir Mingie jika creamnya berantakan lagi.” Ucap Sungmin polos.

JEDDEEERR!

Seperti tersambar geledek jiwa Kyuhyun saat mendengar perkataan yang teramat polos dari bibir pouty itu. ‘Oh tuhan.. aku sudah meracuninya..’ Batin Kyuhyun merasa bersalah. Sungmin hanya tersenyum saja sambil memegang bibirnya yang baru saja merasakan rasa enak dari Kyuhyun dan sekarang bocah itu sudah memutuskan untuk Kyuhyun lebih sering melakukan itu.

“Kyunnie..Kyuniiee~ kau tahu tidak,?”

“Wa..waeyo chagi,?”

“Yang tadi lebih enak dari ice cream strawberry kesukaan Mingie.. kenapa seperti itu ya,? Padahal, tidak akan pernah ada yang bisa mengalahkan rasa enak dari ice cream strawberry milik Mingie. Tapi ternyata, Mingie salah.. ada yang lebih enak dari ice cream strawberry Mingie..” Ucap Sungmin sebal ketika mengetahui ketika ada yang lebih enak dari ice creamnya. Ia mengerucutkan bibirnya membuat Kyuhyun sulit untuk menolak pesona seorang Lee Sungmin.

Oh my god! Berhenti melakukan itu Ming! Batin Kyuhyun tersiksa karena harus menahan hasratnya.

“Kyunnie~.. ayo jawab kenapa seperti itu,?”

Kyuhyun pias. Ia tak tahu harus jawab apa, pertanyaan sepolos ini pun sulit di jawab oleh orang yang memiliki IQ tinggi seperti Kyuhyun.

“Eumm..itu..anu…it-itu.. karena aku yang melakukannya.. ya, benar! Karena aku yang melakukannya.” Jawab Kyuhyun seadanya. Kyuhyun tidak tahu jika dia sudah memancing jiwa keingin tahuan seorang Lee Sungmin.

“Tuh kan, benar! Karena Kyunnie yang melakukannya jadi terasa enak.. hhehehe. Nanti Kyunnie harus lakukan lagi ne~.”Ucap Sungmin seraya menatap Kyuhyun penuh harap dengan wajah tepat beberapa cm di depan wajah Cho Kyuhyun.

YA Tuhan! Bunuh aku jika debaran ini tak berhenti sekarang juga. Aku bisa mati jika seperti ini terus’ Batin Kyuhyun nelangsa

.

.

.

~TBC~

Iklan

One response

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s